Tips Cara Mengetahui Swap RAM Memori Bekerja Atau TIdak

Hello Guys, Kali ini saya akan sedikit berbagi cara mengetahui swap memori bekeja atau tidak, mungkin anda berhasil dalam swap ram memori tetapi mungkin berjalan atau tidak swap itu dengan semestinya.
Berasa ngacir ram smartphone anda tanpa mengetahui bekerja atau belum swap itu. :D

Pada tips ini saya akan sedikit bicara tentang swap memori, sebuah teknik mengorbankan Space Memory ( Ram ataupun Eksternal ) untuk keperluan virtual memori yang akan berjalan di foreground membantu kinerja ram pada smarthphone android anda.

Mungkin ada beberapa teknik untuk mengkatkan memori ram android yaitu dengan cara swap / swapfile.
Untuk membuat swapfile untuk meningkatkan space virtual memori kita dapat memakai SWAPPER atau bisa juga dengan menggunakan  ROEHSOFT RAM EXPANDER ( SWAP ) tentunya smartphone kita sudah dalam keadaan rooted dong, begitu juga sudah membuat ZRAM. dan tentunya harus support dengan kernel android itu sendiri :)


Munkin ini banyak penyebab beberapa orang yang berhasil membuat swapfile / ZRAM. Setelah di cek di terminal emulator menggunakan sintak 'Free' ( tanpa talebih dahulu,nda kutip ) akan muncul value " 0 " tidak terdeteksi swapnya. Biasanya hal ini akan terjadi bagi smartphone android yang menggunakan Stock ROM asli bawaan pabrik tanpa ada yang dirubah sama sekali.
Namun sebetulnya juga belum pasti sih stock ROM belum support swapfile, hehehehe, tapi tidak menutup kemungkinan lohh. :D

Berikut cara mengetahui Swap Ram Memori ada dua cara mudah untuk memastikan bekerja atau tidaknya :

Cara Pertama, Dengan Menggunakan Terminal Emulator. 
Mungkin sebagian anda belum punya Terminal Emulator Download dulu di Google Play secara Gratis, Kemudian buka terminal emulatornya lalu ketikan perintah "Free" ( Tanpa Tanda Kutip ) Mungkin Jika anda bertanya apakah pada terminal emulator ini harus ketik perintah 'SU' ( Tanpa Tanda Kutip ) terlebih dahulu, tetapi saya rasanya untuk mengetahui swap saya rasa tidak perlu, tetapi tidak ada salahnya jika melakukan hal tersebut :)

Cara Kedua, Dengan menggunakan Swap Checker - MemoryInfo & Swapfile Checker.
Cara ini mungkin lebih mudah dan lebih detail ketimbang menggunakan terminal emulator, sudah menggunak GUI, tidak hanya melihat swapfilenya saja, bahkan seluruh partisi memori dapat dilihat disini.

Mungkin begitulah cara mengecheck swap memori ram, mungkin bekerja atau tidak. Pilihlah sesuka anda dengan cara diatas yang mungkin mudah bagi anda sekalian :)

Cara Root Samsung Galaxy Young GT-S6310

Root Samsung Young GT-S6310 Android 4.1 Jelly Bean dengan Mudah dan Praktis. Cara Melakukan Root pada Android sebenarnya sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya. Samsung Galaxy series sudah melakukan generasi pada gadget ponsel dengan spesifikasi yang bagus dalam performanya.



Bagi anda pengguna Android di hp smartphone canggih Samsung Galaxy Young GT-S6310, mari ikuti panduan lengkap cara ngeroot nya. Namun, sebelum itu kalian terlebih dahulu harus menyiapkan komponen dan peralatan yang diperlukan untuk proses root.
1. Siapkan file framaroot, kalian bisa unduh => Download Root Application.
2. Sebuah samsung galaxy young gt-s6310.
3. Baterai dalam keadaan penuh.
4. Yang terakhir adalah doa, Haahaha :D

Jika komponen dan peralatan diatas sudah kalian siapkan, selanjutnya yaitu kita mulai proses rootnya:
1. Pastikan kalian sudah mengaktifkan mode "Unknown source". jika belum kalian bisa aktifkan di "Settings - Security - Unknown Sources".
2. Kemudian pastikan juga kalian sudah aktifkan mode "USB debugging" dan mode "Allow mock location". jika belum juga, kalian aktifkan dibagian "Settings - Developers Option - USB Debugging" dan "Settings - Developers Option - Allow mock locations".
3. Unduh framaroot di atas dan instal di android kalian.
4. Jalankan framaroot yang sudah kalian install, pilih aplikasi rooting pilihan kalian seperti Superuser, Super Su, dan lain-lain. kemudian pilih "Gandalf".
5. Android otomatis akan melakukan restart. oleh karena itu, tunggu proses rooting yang sedang berjalan dan tunggu juga sampai android menyala dengan sempurna.
6. Apabila sudah menyala dengan sempurna, berarti selamat kalian sudah berhasil melakukan rooting Samsung Galaxy Young GT-S6310. untuk mengetahui apakah android berhasil di root atau tidaknya, silahkan cek pada daftar aplikasi yang bernama Superuser.





Read more: Divandroid

Cara Install Android Jelly Bean 4.3 di Xperia Mini dan Xperia Lainnya (Xperia Mini, Xperia Mini Pro, Xperia Active, Xperia Live With Walkman)

Pada tanggal 31 Oktober 2013 lalu, Android KitKat 4.4 secara resmi dirilis menggantikan posisi seri Jelly Bean yang sudah satu tahun ini menjadi versi Android terakhir. Dalam satu tahun itu tidak serta merta Jelly Bean 'diam di tempat'. Kurang lebih ada dua kali revisi pada Android Jelly Bean ini, diantaranya ada Jelly Bean 4.2 dan Jelly Bean 4.3 yang dirilis beberapa bulan sebelum KitKat muncul.

Untuk mendapatkan update Jelly Bean 4.3, cara yang paling gampang yaitu dengan menggunakan custom ROM karena jarang sekali ada vendor yang memberikan update resmi Jelly Bean terakhir ini.

Bagi pengguna Xperia 2011 (Xperia Mini, Xperia Mini Pro, Xperia Active, Xperia Live With Walkman) ada sebuah ROM Jelly Bean 4.3 yang patut dicoba. ROM ini sudah cukup stabil, hampir tidak ada bug yang muncul, Wifi & Bluetooth juga sudah lancar. Namanya P.A.C Man ROM, sebuah ROM gabungan dari P - Paranoid, A - AOKP, C - CyanogenMod.



Cara Install Android Jelly Bean 4.3 di Xperia Mini dan Xperia 2011 Lainnya

P.A.C Man ROM merupakan Super ROMs. ROM ini dikemas dengan berbagai macam tweak yang disematkan dan berbagai fitur dari gabungan ketiga jenis base ROM tersebut.

Untuk dapat menginstall ROM ini, yang harus dilakukan, pastikan Xperia anda sudah menggunakan versi ICS Official terakhir (587) dan sudah di unlock Boot loader. Jika sudah, ikuti steps dibawah ini :

Cara Install Android Jelly Bean 4.3 di Xperia Mini dan Xperia 2011 Lainnya

  1. Unduh P.A.C Man ROM beserta GApps dari link berikut lalu pindah ke SDCard (jangan ditaruh didalam folder), http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=2138478
  2. Instal kernel (boot.img) yang bisa anda ambil dari dalam P.A.C Man ROM
  3. Masuk ke Recovery Mode, tekan Volume bawah berkali-kali saat lampu LED sudah menyala
  4. Pilih Wipe data/factory reset, Wipe cache partition dan Wipe dalvik cache (didalam Advanced) menggunakan tombol volume untuk menaik-turunkan cursor dan tombol home untuk OK
  5. Pilih install zip from SDCard, pilih P.A.C Man ROM kemudian install, lakukan hal serupa pada GApps nya
  6. Pilih Reboot now

Tunggu beberapa saat hingga Xperia anda menyala, paling tidak hal ini membutuhkan waktu sekitar 3 - 5 menit. Jika berhasil dengan sempurna, selamat Xperia anda kini sudah resmi menjadi Jelly Bean 4.3.




Read more: Yusronkrista

Cara Install Android KitKat 4.4 di Xperia Mini dan Xperia Lainnya (Xperia Mini Pro, Xperia Active, Xperia Live with Walkman)

Setelah sekian lama versi Android terbaru ditunggu-tunggu, akhirnya pada tanggal 31 Oktober tahun lalu seri Android 4.4 yang diberi nama KitKat resmi diperkenalkan. Kala itu hanya ada satu perangkat Android yang bisa menilik kelezatannya yaitu Nexus 5.

Nama KitKat diambil dari hasil voting para pembuat Android. Dari kabar yang berhembus sekian lama bahwa nama seri Android yang akan dipakai setelah Jelly Bean yakni Key Lime Pie ternyata salah. KitKat merupakan camilan sehari-hari para developer Android. Setelah dikaji ulang bahwa mereka tidak setuju memakai Key Lime Pie karena namanya yang begitu asing dan rasanya tidak terlalu menggugah selera, alhasil KitKat yang merupakan coklat batang buatan Nestle itu lah yang akhirnya dijadikan nama Android v4.4 terbaru.

Walaupun firmware official KitKat 4.4 masih sangat terbatas, anda tidak usah ragu karena hampir semua smartphone Android menengah-kebawah kini sudah mendapatkan jatah custom ROM KitKat. Siapa lagi kalau bukan berkat kerja keras dari CyanogenMod yang merupakan distributor custom ROM terbesar ini.

Bagi anda pengguna Xperia Mini dan sekelasnya (Xperia 2011) ada sebuah custom ROM KitKat yang diberi nama Honamify. ROM ini perkembangannya cukup baik. Fitur-fitur yang ditawarkan juga menarik (khas Xperia). Disamping ROM ini merupakan ROM yang selalu di update setiap saat, sayangnya Honamify masih bersifat BETA. Jangan heran bila banyak bug yang muncul setelah anda memakai custom ROM yang satu ini, entah Wifi nya masih error, Bluetooth belum menyala, Camera sering force close, dan lain sebagainya.

Cara Install Android KitKat 4.4 di Xperia Mini dan Xperia 2011 Lainnya


Untuk dapat menginstall custom ROM Honamify - CM11 Android KitKat 4.4 di Xperia Mini dan Xperia 2011 lainnya (Xperia Mini Pro, Xperia Active, Xperia Live with Walkman), sebelumnya pastikan bahwa Xperia anda sudah menggunakan stock ICS Official dan sudah Unlock Bootloader. Jika sudah, ikuti steps dibawah ini.

  1. Download custom ROM Honamify dari link berikut (ada dua part) serta dev files nya (khusus selain Xperia LWW) kemudian copy ke SDCard anda, http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=2602727
  2. Download kernel dari link berikut sesuai jenis smartphone anda kemudian flash memakai Flashtool, http://legacyxperia.basketbuild.com/index.php?dir=main/cm11.0/ *Jika link kosong kemungkinan website masih dalam tahap perbaikan
  3. Masuk ke Recovery Mode
  4. Pilih wipe data/factory reset, wipe cache partition dan juga wipe dalvik cache (pada menu advanced) menggunakan kedua tombol volume dan tombol home untuk OK
  5. Pilih install zip from SDCard, arahkan ke part 1 kemudian install dan lanjutkan ke part 2 dan juga dev files nya
  6. Pilih Reboot now

Selesai. Jika anda melakukannya dengan benar, maka dalam waktu kurang dari 5 menit Xperia anda akan menyala dengan normal dan sudah berubah menjadi Android KitKat 4.4.




Read more: Yusronkrista

Macam-macam Scalling Pada Governor Dan I/O Scheduler pada SETINGS CPU


1. Governor

Mungkin agan-agan Lil'G User masih bingung apa itu Scary, Smartass, BrazilianWax, SavedZen, dll pada kernel, terutama yg udah dimodif. Mungkin sedikit share dari saya bisa menbantu agan untuk mengenal lbh jauh tentang ini. Cekibrott :::

Ondemand:
Ondemand adalah pilihan default HH agan. Pengaturan seimbangnya menawarkan kinerja yg baik antara baterai dan performa.

Powersave:
Settingan maksimal frekuensi pada Powersave sama dgn settingan minimalnya. Jelas, tidak mungkin kita gunakan untuk melakukan gaming dengan scalling ini.

Userspace:
Userspace memungkinkan anda mengatur frekuensi secara manual. Tapi, tanpa alasan yg jelas, sangat sedikit org yg memakai Userspace.

Conservative:
Conservative adalah Ondemand versi lambat ketika sedang running. Contoh, ketika agan menghidupkan HH agan dan mulai memainkannya, Ondemand akan meningkatkan frekuensi sampai mencapai titik maksimum pada kecepatan x. Conservative akan melakukan hal yang sama pada x/2 (setengahnya). Conservative adalah governor yg buruk untuk peforma, namun bagus untuk baterai.

Performance:
Hampir sama dgn Powersave, settingan frekuensi maksimum dan minimum Peformance adalah sama, sehingga HH agan selalu di max power. Kalau agan mau hemat, lebih baik jgn pakai yg ini.

Interactive:
Jika Conservative adalah Ondemand lambat, Interactive adalah Ondemand cepat. Running akan sedikit lebih cepat sehingga interaksi akan tampak lebih menarik dengan konsumsi baterai hanya meningkatkan sedikit. Ini adalah guovernor yang paling populer selama setahun terakhir.

InteractiveX:
Pada dasarnya, InteractiveX memiliki peforma seperti Interactive dengan baterai yang lebih baik.

Smartass:
Yang satu ini sangat populer dan itu menjadi salah satu favorit untuk tahun 2011. Smartass didasarkan pada Interactive tetapi dengan beberapa modifikasi.

Smartass V2:
Lanjutan dari smartass. Ada beberapa perbaikan bug. Dan jelas lebih OK dari yg pertama.

Smoothass:
Modifikasi dari Smartass generasi pertama. Running lebih agresif, peforma maknyos namun pemakaian baterai cukup hemat.

BrazilianWax:
Pada dasarnya sama dgn Smoothass, namun saya kurang tau dgn jelas apa perbedaannya.

SavagedZen:
Kernel lain berbasis Smartass dengan banyak modifikasi yang bertujuan untuk mendapatkan peforma dan penghematan baterai yg bagus. Dan itu berhasil menurut saya. Overall, governor ini bagus, pilihan seimbang.

Minmax:
Adaptasi dari governor Conservative, mungkin ini adalah governor tercepat untuk saat ini (CMIIW). Dari segi baterai, lbh boros daripada Smartass V2.

Scary:
Scary didasarkan pada Conservative, namun lebih lambat dari Ondemand. Tapi, Scary memiliki unsur Smartass.

Lagfree:
Lagfree lebih seperti Peformance. Skala pada Lagfree hampir sama dgn yg lain, tetapi Lagfree siap untuk melompat ke frekuensi yang lebih tinggi dengan lebih cepat. Sesuai dengan nama scalling ini, Lagfree = bebas ngelag (CMIIW)

Recommended:

Hemat Baterai:

1. Interactive
2. Smartass
3. SavagedZen
4. PowerSave

Peforma Numbero Uno:

1. Minmax
2. Smartass V2
3. Lagfree
4. Perfomance

Perfoma Seimbang:

1. SavagedZen
2. Ondemand
3. InteractiveX
4. Scary

2. I/O Schedulers

I/O Schedulers tidak begitu banyak menawarkan pilihan dan hanya sedikit yg terlihat, tapi percayalah mereka ada. Perbedaan yg agan dan aganwati bisa rasakan misalnya ketika membuka dan menutup aplikasi.

Noop:
Noop adalah I/O Scheduler sederhana dan untuk Android, semakin sederhana semakin baik. Tweak mengatur Noop sebagai default I/O Schedulers.

Anticipatory:
Saya gak tau apakah ini bagus untuk HH agan- aganwati. Anticipatory dinonaktifkan karena hampir gak ada yg menggunakan atau bahkan merekomendasikannya.

CFQ a.k.a Completely Fair Queuing:
CFQ adalah Ondemandnya (pada governor) I/O Schedulers. CFQ adalah yang paling seimbang, diskenariokan untuk menghasilkan kinerja yg baik. Tapi, dalam Android, ada sesuatu yg berbeda, CFQ bukanlah I/O Schedulers yang paling cocok. Ada banyak tweak yg tersebar di seluruh XDA untuk mengimprove CFQ.

BFQ a.k.a Budget Fair Queueing:
Banyak orang yg berasumsi dan mengidolakan I/O Scheduler tipe ini. BFQ didasarkan pada CFQ tetapi peformanya tidak seprima VR atau Simple, walaupun sudah BFQ v2. Namun, BFQ memiliki kecepatan yg bagus pada saat transfer USB).

Deadline:
Deadline sebenarnya cukup populer bersama BFQ. Deadline digunakan dalam beberapa kernel Netarchy misalnya untuk Nexus S. Namun, meskipun Deadline lebih baik daripada CFQ, Deadline masih kalah dibandingkan dengan VR.

VR:
VR adalah I/O Scheduler yg berazazkan Deadline. Mungkin yang terbaik untuk perangkat Android dan MTD (Memory Technology Device). VR digunakan juga dalam kernel IntersectRaven untuk Nexus One. Agan mungkin akan mendapatkan dapat skor tinggi pada benchmark, tetapi VR adalah salah satu yang paling tidak stabil. Peforma berfluktuasi (naik- turun).

Simple:
Seperti namanya, Simple adalah I/O Scheduler yang sederhana. Seperti statement sebelumnya, bahwa I/O Scheduler yg terbaik untuk Android adalah yg (paling) sederhana. Terutama untuk perangkat EMMC (Embedded Multi Media Card). Simple cukup dapat diandalkan, namun Simple tidak sebagus VR ketika di puncak peforma, Simple adalah salah satu yang terbaik dalam kategori peforma dan keiritan.

SIO:
Terdapat unsur Deadline dan Noop pada SIO. Dengan kata lain, SIO adalah Deadline versi ringan, tetapi SIO tidak melakukan penyortiran apapun. Jadi SIO ditujukan untuk Random-Access Devices (seperti SSD hard disks) dimana permintaan untuk penyortiran tidak diperlukan.

Recommended:

Hemat Baterai:
Simple Schedulers.

Peformance:
VR Schedulers.

Cara Menambah Kapasitas RAM Android

Menambah RAM dan Mempercepat Performa Android" yang dari waktu ke waktu mengalami perubahan isi seiring bertambahnya tutorial optimasi kinerja Android di blog ini.

Pertama-tama perlu saya tekankan bahwa pada dasarnya menambah kapasitas RAM Android bukan berarti mengganti RAM internal yang sudah ada. Itu sangat mustahil (kecuali untuk smartphone yang lagi booming belakangan ini yang katanya bisa upgrade spec hardware itu). Jadi jika RAM internal Android anda misal sebatas 512MB, tidak bisa anda minta dinaikkan ke 2GB.

Menambah RAM di Android prinsipnya membuat virtual memory (Swap RAM / Linux Swap / ZRAM / compcache) yang berguna untuk ram bayangan yang mampu membantu kinerja RAM internal, langkah-langkahnya sudah ada di tutorial di bawah.

Untuk virtual memory Android sendiri, tidak perlu kita buat terlalu banyak karena ini hanyalah RAM bayangan dan bukan menambah kapasitas RAM inti. Hanya beberapa puluh MB saja yang kita perlukan untuk virtual memory. Maksimal 128MB sudah cukup. Jika anda membuatnya menjadi 1GB, untuk apa? Lagi pula untuk membuat virtual memory seperti swap RAM yang dipakai adalah kapasitas memori eksternal.
Cara Menambah Kapasitas RAM Android



Berikut ini langkah sederhana cara menambah kapasitas RAM Android yang terbilang cukup ampuh. Bagi anda yang mempunyai handheld dengan spesifikasi yang kurang, ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Install Swapper

Langkah pertama kita mulai dari hal yang paling sederhana. Install Swapper untuk menambah virtual memory yang berguna untuk menambah RAM Android.


  • Pastikan Android anda sudah dalam keadaan rooted. Selain itu, pastikan kernel Android anda juga sudah support swap RAM (ZRAM)
  • Download Swapper melalui link dibawah kemudian install
  • Buka Swapper, centang active swap on boot, pilih SD Card FAT Partition pada Swap File Partition
  • Isi value dengan kapasitas swap RAM yang anda kehendaki
  • Reboot perangkat Android anda



Install SD-Booster 

Kedua, install SD-Booster. Fungsi SD-Booster menaikkan kecepatan SD Card dalam membaca/menulis data (R/W). Sama halnya dengan overclock namun ini bukanlah prosesor melainkan SD Card.

Pastikan Android anda sudah dalam keadaan rooted
Download SD-Booster melalui link dibawah kemudian install
Buka SD-Booster, isi cache size antara 1 hingga 8192. *Disarankan menggunakan 1024 atau 2048


Pasang Juwe RAM Script

Juwe RAM Script merupakan script pengatur RAM, sama dengan aplikasi RAM Manager PRO (karena Juwe RAM Script merupakan kelanjutan dari RAM Manager PRO buatan Juwe). Meski ukurannya relatif kecil namun fungsi Juwe RAM Script ampuh sekali.


  • Pastikan Android anda sudah dalam keadaan rooted
  • Pastikan kernel Android anda sudah support init.d.
  • *Peringatan! Folder init.d tidak bisa dibuat hanya dengan membuat folder yang diberi nama init.d secara manual. Folder init.d terhubung dengan library. Jika anda asal membuat folder init.d, itu tidak akan berfungsi
  • Download Juwe RAM Script melalui link dibawah, save di sdcard anda
  • Ekstrak file tersebut, pindahkan ke direktori init.d yang berada di folder /system/etc
  • Rubah permissionnya menjadi rwxr-xr-x
  • Reboot perangkat Android anda


UPDATE : Bagi anda yang mengalami kesulitan untuk menambahkan file Juwe RAM Script kedalam folder init.d, anda bisa memakai aplikasi RAM Manager PRO. RAM Manager PRO memiliki performa yang sama dengan Juwe RAM Script seperti yang saya katakan diatas, RAM Manager PRO juga memiliki interface dan opsi yang lengkap.


Download link :

Swapper
SD-Booster
Juwe RAM Script

Langkah-langkah diatas tidak harus anda lakukan semuanya. Yang paling penting dalam tutorial Cara Menambah Kapasitas RAM Android ini yaitu penambahan virtual memori / ZRAM saja (Swapper).


Read more: Yusronkrista

Fitur Baru Yang Terdapat Pada Xiaomi Miui 8

Sistem operasi pada smartphone Xiaomi MIUI 8 yang dikembangkan oleh Xiaomi yang telah dilengkapi dengan berbagai jenis fitur berguna, yang ...